Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Archives Juni 2021

Tata Cara Melaksanakan Sholat Subuh

Sholat Subuh

Sholat subuh merupakan sholat fardhu dan menjadi ibadah sholat wajib. Sholat subuh sering terkesan berat dikerjakan karenakan waktu pelaksanaannya selama belum terbitnya matahari atau sekitar pukul 04.45 WIB dipagi hari. Bangun dari tidur nyenyaknya kemudian melaksanakan sholat subuh sering dirasa cukup berat bagi sebagian orang. Oleh sebab itu Allah telah menyerukan kepada umat muslim dalam panggilan adzan jika “sholat itu lebih baik daripada tidur”.

Berikut adalah tata cara melaksanakan ibadah Sholat Subuh :

  1. Mensucikan diri dengan ber-wudhu.
  2. Niat sholat subuh.

Membaca niat sholat subuh sendiri serta menjadi makmum atau menjadi imam, itu niat nya berbeda-beda. Bacalah sesuai keadaan yang sedang berlangsung.

  • Niat Sholat Subuh

“ Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa. “

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.

  • Niat Sholat Subuh Menjadi Makmum

“ Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa. “

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.

  • Niat Sholat Subuh Menjadi Imam

“ Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa. “

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.

  • Takbiratul Ikhram, berdiri sambil mengucapkan takbir

“Allahu Akbar”. Pandangan mata melihat kearah tempat sujud.Allahu’akbar

Artinya : Allah Maha Besar.Tangan disedekapkan pada posisi tangan kanan diatas tangan kiri.

  1. Membaca doa Iftitah.

Doa Iftitah dalam sholat hukum bacaannya adalah Sunnah.

  1. Membaca surat Al-Fatihah
  2. Membaca salah satu surat dari Al-Quran
  3. Kemudian ruku’ dan I’tidal serta membaca doanya
  4. Duduk diantara dua sujud sambal membaca doanya
  5. Sujud lagi sambil membaca bacaannya
  6. Berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua. Gerakan rakaat kedua sama seperti di rakaat pertama hanya saja ada tambahan doa saat kamu melakukan I’tidal.
  7. Di rakaat kedua, saat I’tidal kamu dianjurkan untuk membaca doa qunut.

Qunut termasuk amalan yang disunahkan dalam sholat, disunnahkan sehingga jika dilakukan umat muslim yang membacanya akan mendapatkan pahala. Qunut yang disunahkan ada tiga macam: qunut shubuh, qunut witir pada separuh akhir Ramadhan, dan qunut nazilah. Doa Qunut dibaca ketika posisi kamu yang sedang melakukan sholat masih berdiri dalam gerakan I’tidal sembari mengangkat kedua tangan sejajar telinga, Bacaan doa Qunut :

 

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّ مَاقَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Allahummah dini fi man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam”

Artinya: “Ya Allah tunjukanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-MU. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

  1. Setelah selesai membaca Doa Qunut, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan takbir (Allaahu Akbar) tanpa mengangkat kedua tangan
  2. Sujud
  3. Salam.

Setelah salam artinya telah selesai menunaikan sholat subuh. Dianjurkan untuk berdzikir kemudian berdoa. Berdoa setelah melakukan sholat sangat dianjurkan.

Allah SWT berfirman :

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS. Al-Mu’min : 60)”

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186)

Demikian penjelasan tentang tata cara sholat subuh, walaup terdengar berat dilaksanakan karena akan membangunkan kita dari tidur nyenyak namun Sholat Subuh ini wajib hukumnya bagi umat muslim dan jika dilaksanakan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan akan mendapat dosa. Seperti diketahui juga salah satu manfaat dari Sholat Subuh adalah sumber cahaya di hari kiamat, pahala sholat satu malam penuh, surga yang dijanjikan, dan selalu berada di bawah lindungan Allah.

Manfaat Dalam Menjalankan Sholat Dhuha

shalat dhuha

Sholat adalah amalan utama sebagai umat Islam, selain itu juga shalat merupakan tiang agama. Sholat Dhuha merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebab banyak keuntungan dari manfaat sholat Dhuha. Berikut adalah keutamaan dan manfaat dari sholat Dhuha :

1.    Diampuni Segala Dosa-Dosa

Allah SWT akan mengampuni umat-Nya yang mengerjakan sholat Dhuha di pagi harinya. Hal ini adalah berdasar atas dalil sebuah hadits dari Rasulullah Muhammad SAW yang artinya :

“Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

2.    Kelancaran Rezeki

Dalam hadits riwayat Turmudzi, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman, ‘Wahai anak Adam, bersholat lah untuk-Ku empat rakaat pada permulaan siang, niscaya akan Aku cukupi kebutuhannmu pada sore harinya.”

3.    Kemudahan atas segala urusan

Manfaat sholat dhuha yaitu Allah akan melapangkan atas segala urusan kita. Ketika kamu sedang memiliki banyak urusan dan masalah yang mungkin besar sulit untuk diselesaikan, maka dengan melaksanakan ibadah tersebut Insyaallah akan Allah SWT beri kemudahan dan pertolongan untuk mengatasi segala urusan beratmu.

4.    Dicukupkan semua kebutuhan

Shalat dhuha dikenal sebagai solusi untuk mendatangkan kemudahan rezeki. Ini sudah diamalkan oleh banyak orang khususnya bagi mereka yang sedang memiliki hajat tertentu, namun tentu saja ibadah shalat harus didasari untuk mendekatkan diri kepada Allah dan bertujuan karena Allah, bukan semata-mata dan karena ingin memohon kelapangan rezeki saja.

5.   Terhindar dari perilaku buruk dan negatif

Shalat dhuha dapat menjadi awal yang baik untuk memulai rutinitas di pagi hari, jika mampu menempatkan ibadah ini seperti ibadah fardhu atau sesuatu yang wajib dikerjakan, tentu akan berimbas pada perilaku-perilaku baik lainnya. Dengan begitu perilaku buruk dan segla perilaku negatif yang berpotensi besar dapat terhindar dan terminimalisir. Tetapi kembali lagi kepada orang tersebut, apakah kamu mampu Istiqomah dalam mengamalkannya atau justru hanya bersifat sementara yang membuat perilaku buruk dan negative itu sulit dihindari.

6.   Hati berasa lebih tentram

Jika kamu merasakan hati yang penuh dengan tekanan akibat terlalu banyaknya masalah? tidak sedikit dari mereka yang kesulitan untuk menyudahinya dan tidak tau bagaimana mencari solusinya. Jika kamu mengalami hal serupa, sholat dhuha bisa menjadi solusi untuk mengatasi tekanan tersebut.

7.    Dapat merawat kualitas diri

Rutin melakukan ibadah shalat dhuha merupakan aktifitas yang sangat baik jika dimiliki seseorang, karena ibadah shalat yang satu ini bukanlah kewajiban yang diperuntukkan bagi setiap Muslim, namun hanya dianjurkan bagi siapa saja yang ingin menunaikannya. Orang yang melaksanakan ibadah sunnah hanya orang-orang yang memiliki dorongan tersendiri untuk melakukannya.

8.    Sholat Dhuha Adalah Sedekah

Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist dari Abu Buraidah yang menerangkan manfaat keutamaan menjalankan sholat sunnah dhuha ini :

Dalam diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh ruas tulang, hendaklah ia mengeluarkan satu sedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat bertanya, “Siapa yang mampu mengerjakan hal tersebut wahai Nabi ALLAH?” Nabi berkata, “Dahak di masjid yang engkau pendam, suatu aral yang engkau singkirkan dari jalan. Jika kamu tidak mendapatkan sesuatu yang sepadan, cukuplah bagimu shalat Dhuha dua rakaat.” (HR Abu Daud dan Ahmad).

Berikut adalah manfaat dan keuntungan dari menunaikan sholat Dhuha, luangkan waktu sejenak untuk mendirikan shalat dhuha di kesibukan pagimu. Lebih baik kerjakan ibadah ini sebelum kamu memulai aktivitas di luar ruangan. Jika tidak memungkinkan buatlah rencana jadwal untuk itu. Atau sholat dhuha dikerjakan di antara dua waktu sholat subuh dan sholat dzuhur. Lebih tepatnya sholat dhuha dilaksanakan ketika matahari terbit berkisar jam setengah 7 pagi hingga jam 12 siang.

Shalat dhuha sendiri merupakan ibadah sholat sunnah yang berjumlah genap dan dapat dikerjakan minimal 2 rakaat hingga 8 rakaat sesuai pilihan.

error: Content is protected !!