Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Archives November 2021

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini – Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin yang dibawa oleh nabi Muhammad Saw. Namun, akhir-akhir ini kita sering mendengar bahwa aksi-aksi yang melatar belakangi aksi terorisme di Indonesia sering kali dipertautkan dengan agama. Bukankah sudah menjadi kebenaran umum bahwa agama merupakan suatu wadah dalam menciptakan ketentraman dan kedamaian umat manusia.

Dalam sebagian besar kasus rupanya agama tidak hanya ditangarai menyediakan ideology, tapi juga motivasi dan struktur organisasional para pelaku kejahatan tersebut. Misalnya saja dalam penafsiran bebas tentang ayat-ayat al Qur’an dan hadits yang berkenaan dengan jihadyang sering di jadikan dogma fundamental bagi para pelaku teror tersebut.

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Secara epistimologi jihad berasal dari bahasa arab al-juhdu atau aljahdu yang merupakan bentuk masdar dari kata jahada. Jadi, aljuhdu atau al-jahdu yakni pencurahan kemapuan dan kekuatan untuk menatang sesuatu yang lain. Maka dalam syariat, kata ini diartikan sebagai memerangi orang yang disyariatkan untuk diperangi, dari kalangan kafir dan lainnya.

Di Indonesia, lebih dari 230 juta penduduk menganut agama Islam. Bahkan, Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Namun yang tidak kalah mengesankan, sekitar 13 persen dari jumlah total orang Muslim di dunia tinggal di Republik Indonesia. Maka, jelas bahwa pengaruh prinsip-prinsip dan etika Islam terhadap masyarakat, politik, dan ekonomi Indonesia sangat besar.

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Banyaknya kasus terorisme di Indonesia sering dikaitkan dengan agama. Salah satunya yaitu agama islam. Padahal dalam islam tidak diajarkan mengenai terorisme. Namun, terkadang seseorang salah mengartikan hal-hal yang tercantum dalam islam. Hal ini terjadi karena kurangnya ilmu pengetahuan tentang islam dan belajar dengan orang yang salah. Lalu, apa penyebab islam dianggap terorisme?

Berikut ini penyebab islam dianggap terorisme selam ini antara lain :

  • Jihad

Jihad yaitu berjuang di jalan allah, makna inipun kadang disalah artikan sebagai suatu tindakan yang tidak memiliki konsep hak asasi manusia, karena secara keyakinan berjuang untuk agama adalah kewajiban dan untuk merealisasikannya dengan cara membunuh atau membinasakan pun dianggap sah dan diperbolehkan.

Kemudian isu tersebut dimanfaatkan untuk merusak dan menghancurkan keyakinan islam, yaitu bahwa islam adalah agama radikal dan keras yang tidak menghargai demokrasi dan kebebasan-kebebasan lainnya.

  • Faktor Politik

Gerakan terorisme diberbagai belahan dunia umumnya didasari karena faktor politik, karena hal tersebut merupakan faktor terpenting dalam dunia internasional. Hal tersebut juga terjadi karena adanya keinginan dalam mementingkan kepentingan sendiri dan ingin merebut alih kekuasaan dunia.

Maka teori konspirasilah yang akan berperan dengan mengadu domba mengatasnamakan teroris. Tindakan ini tergolong konspirasi karena kasus ini direncanakan diam-diam oleh kelompok, organisasi rahasia, orang-orang atau organisasi dimana dalam kasus terorisme pelaku sudah merencanakan terlebih dahulu tindakannya secara diam-diam.

Gerakan internasional-pun sering dikaitkan dengan islam. Keberadaan teroris yang membawa bendera islam ini memang ada dan tidak bisa dikesampingkan aksi-aksinya. Keberadaan mereka tidak hanya mengancam peradaban barat, tetapi juga merusak islam itu sendiri.

Itulah penyebab islam dianggap sebagai terorisme selama ini. Hal ini dikarenakan adanya konspirasi baik itu dalam faktor politik maupun kepuasan individu itu sendiri. Selain itu, dikarenakan faktor jihad yang salah diartikan. Ahli-ahli ingin masuk syurga dengan jalan jihad mala berujung penyesalan karena mati secara sia-sia. Hal ini dikarenakan, salah penafsiran mengenai jihad itu sendiri.

Aksi Terorisme Yang Pernah Terjadi Di Indonesia

Indonesia memiliki banyak sejarah aksi pengeboman yang merenggut korban jiwa. Seperti Bom Bali 2002, menjadi salah satu sejarah terorisme terbesar yang sempat terjadi di Indonesia. Peristiwa yang menyasar klub malam dan kantor konsulat Amerika ini merenggut nyawa setidaknya 202 jiwa.

Selang setahun, pengeboman kembali terjadi di Jakarta Selatan. Menyasar Hotel JW Mariott, pengeboman 5 Agustus 2003 ini dipimpin oleh Noordin M Top. Jenis serangannya pun menggunakan sebuah mobil. Seolah belum berhenti, beberapa tahun belakangan ini serangan terorisme masih terjadi di Indonesia.

Berikut aksi terorisme yang pernah terjadi di Indonesia antara lain:

  • Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Surabaya

Pada tahun 2018, Mapolrestabes Surabaya mendapat teror bom yang dilakukan sekeluarga menggunakan sebuah motor. Aksi yang terjadi Senin 14 Mei 2018 ini terjadi sekitar pukul 08.50 WIB di depan gerbang Mapolrestabes Surabaya. Dalam aksi ini seorang anak dari pelaku bom bunuh diri selamat setelah tubuhnya terpental ketika bom meledak.

  • Pengeboman Surabaya 2018

Pada 13–14 Mei 2018 aksi terorisme kembali terjadi. Berbeda sasaran, pengeboman kali ini menyasar tiga tempat ibadah, yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela, GKI Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan. Dalam aksi pengeboman ini sebanyak 28 orang termasuk pelaku tewas di tempat.

  • Pengeboman Katedral Makassar

Pengeboman kembali menyasar tempat ibadah. Tepatnya didepan Gereja Katedral Makassar sebuah bom bunuh diri meledak. Aksi pengeboman ini sempat terekam CCTV yang ada di sekitaran gereja. Pelaku pengeboman di Gereja Katedral Makassar ini diduga merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Jaringan-jaringan atas nama islam itulah yang membuat orang berfikir bahwa islam dianggap teroris. Apalagi selama ini, yang menjadi tujuan pengeboman adalah rumah ibadah seperti gereja dan lainnya.

Inilah Kampus Islam di Indonesia Yang Dinyatakan Paling Terbaik!

Inilah Kampus Islam di Indonesia Yang Dinyatakan Paling Terbaik!

Inilah Kampus Islam di Indonesia Yang Dinyatakan Paling Terbaik! – Webometrics adalah suatu sistem yang memberikan penilaian terhadap seluruh universitas terbaik di dunia melalui website universitas tersebut. Webometric melakukan pemeringkatan terhadap lebih dari 22 ribu Perguruan Tinggi diseluruh dunia, termasuk perguruan tinggi Indonesia.

Tahun ini, Webometrics Ranking Web of Universities mempublikasikan daftar perguruan tinggi terbaik di dunia. Situs itu mengungkapkan bahwa yercatat ada delapan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) berhasil masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik se-Indonesia versi Webometrics. Selain Universitas Islam Negeri atau UIN terbaik ada juga Institut Agama Islam Negeri atau IAIN yang masuk daftar ini.

Inilah Kampus Islam di Indonesia Yang Dinyatakan Paling Terbaik!

Peringkat ini diperbaharui setiap bulan Januari dan Juli, dan Ada empat komponen yang menjadi indikator utama dari penilaian Webometrics ini, yaitu: Presence, Impact, Openness, dan Excellence. Dengan komposisi penilaian Presence : 5 %, Impact: 50%, Openness : 10%, Excellence: 35%.

Secara mengejutkan, Indonesia berhasil menempati peringkat ke-3 dengan koleksi 2.694 perguruan tinggi, yang terdiri dari Perguruan Tinggi Swasta, Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Agama.

Inilah Kampus Islam di Indonesia Yang Dinyatakan Paling Terbaik!

Setiap kampus adalah tempat belajar yang baik, memberikan fasilitas yang baik untuk mahasiswanya. Tidak ada kampus yang ingin memberikan fasilitas yang buruk. Semua kampus ingin memberikan mahasiswanya yang terbaik. Termasuk juga kampus islam di Indonesia. Berikut ini adalah daftar kampus islam di Indonesia yang dinyatakan paling baik, yakni antara lain :

  1. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Inilah Kampus Islam di Indonesia Yang Dinyatakan Paling Terbaik!

UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terbaik se-Indonesia berdasarkan peringkat Webometrics. Dalam pemeringkatan tersebut,  Universitas ini masuk dalam 100 besar perguruan terbaik Indonesia. UIN SGD Bandung berada pada peringkat ke-38 dari seluruh perguruan tinggi se-Indonesia, sekaligus ranking ke-3.913 dunia versi Webometrics.

Awalnya, IAIN Sunan Gunung Djati Bandung didirikan pada 8 April 1968 dan berubah menjadi UIN pada 2005. UIN Bandung pernah mendapatkan skor paling tinggi untuk bidang Kinerja dan Publikasi Ilmiah dari Science dan Technology Index (Sinta) selama tiga tahun berturut-turut.

  1. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di posisi ke-2 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terbaik. Universitas yang telah melahirkan banyak cendekiawan ini menduduki peringkat ke-51 perguruan terbaik se-Indonesia sekaligus ranking ke-4.317 dari universitas dunia versi Webometrics.

Kampus yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan ini juga merupakan cikal bakal pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. UIN Jakarta tidak hanya menjadi “jendela Islam di Indonesia”, tetapi juga simbol bagi kemajuan pembangunan nasional, khususnya di bidang pembangunan sosial-keagamaan.

  1. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terbaik ke-3 versi Webometrics adalah UIN Raden Intan Lampung. Universitas yang menduduki posisi ke-60 dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia ini memiliki slogan “Intelectuallity, Spirituality, Integriti”. Awalnya kampus ini bernama IAIN Bandar Lampung dan kemudian diberi nama Raden Intan yaitu seorang pahlawan nasional Indonesia asal Lampung. Pada 7 April 2017, IAIN Bandar Lampung secara resmi menjadi universitas dan mengubah Namanya menjadi (UIN) Raden Intan Bandar Lampung

  1. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terbaik ke-4 versi Webometrics adalah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Universitas yang berlokasi di Jalan Marsda Adisucipto, Yogyakarta ini masuk dalam 100 besar perguruan tinggi terbaik se-Indonesia, tepatnya menduduki peringkat ke-70.

UIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta ini merupakan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) pertama di Indonesia. Nama UIN Sunan Kalijaga sendiri diambil dari salah satu nama penyebar agama Islam di Jawa, Walisongo. Secara kelembagaan, Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga bertransformasi menjadi universitas pada 2004.

  1. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

UIN Sunan Ampel Surabaya berada di posisi ke-7 PTKN terbaik se-Indonesia versi Webometrics. Universitas yang memiliki visi untuk menjadi universitas Islam yang unggul dan kompetitif bertaraf internasional ini berada pada posisi ke-80 dari seluruh perguruan tinggi se-Indonesia, atau ranking ke-5235 se-dunia versi Webometrics.

Universitas ini tidak hanya diminati oleh masyarakat Surabaya, UIN Sunan Ampel memiliki mahasiswa yang datang dari seluruh kawasan Indonesia bahkan luar negeri.

Mari Mengetahui Bedanya UIN Dengan IAIN

Banyaknya kampus di Indonesia membuat penyebutannya pun berbeda-beda. Termasuk juga nama Perguruan Tinggi Islam. PTI (Perguruan Tinggi Islam) di Indonesia ada beberapa jenis yaitu UIN (Universitas Islam Negeri) dan IAIN (Institut Agama Islam Negeri). Lalu apa si perbedaan dari UIN dan IAIN?

UIN yang merupakan singkatan dari Universitas Islam Negeri adalah kampus negeri yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Tidak seperti kampus-kampus negeri pada umumnya yang berada di bawah naungan Kemendikbud, UIN adalah kampus pendidikan tinggi yang berada di bawah pengawasan Kemenag.

Tentu saja sesuai namanya, kampus ini mengemban cita-cita keislaman, dan itu terlihat dari mata kuliah yang ada di dalamnya. Memang UIN hadir sebagai wajah baru pendidikan tinggi berbasis agama Islam, dengan diadakannya disiplin-disiplin umum di dalamnya.

Sedangkan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) sama seperti UIN yaitu kampus yang masih sama-sama di bawah naungan Kementerian Agama, hanya saja IAIN hanya menyediakan disiplin-disiplin ilmu yang berbasis Agama Islam saja. Tidak ada jurusan ilmu umum di dalamnya.

Wajib Ketahui 6 Rukun Iman Agama Islam Beserta Maknanya

Wajib Ketahui 6 Rukun Iman Agama Islam Beserta Maknanya

Wajib Ketahui 6 Rukun Iman Agama Islam Beserta Maknanya – Rukun iman agama Islam merupakan dasar kepercayaan dalam Islam yang wajib diamalkan oleh orang yang beriman. Rukun artinya dasar atau pokok yang harus dikerjakan. Sedangkan iman artinya mengakui secara lisan, membenarkan dengan hati, dan mengamalkannya dengan perbuatan.

Rukun iman agama Islam juga menjadi landasan perbuatan seorang Islam bagaimanapun keadaannya, baik dalam susah maupun senang. Pokok-pokok kepercayaan dalam agama Islam terkandung dalam Rukun Iman. Bagi setiap umat Muslim wajib mengetahui dan memahami masing-masing dari keenam rukun iman tersebut.

Rasulullah bersabda yang artinya: “Iman itu artinya engkau beriman kepada Allah, para malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan kamu beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim).

Wajib Ketahui 6 Rukun Iman Agama Islam Beserta Maknanya

Dalam hidup, umat muslim pun diminta untuk memahami dan mengamalkan tiap ayat dalam rukun iman di kehidupan sehari-harinya. Namun, bagaimana jika tidak bisa memahami atau mengamalkannya ? Mungkin pembahasan kali ini dapat menjawabnya.

Wajib Ketahui 6 Rukun Iman Agama Islam Beserta Maknanya

Pokok-pokok kepercayaan dalam agama Islam terkandung dalam Rukun Iman. Adapun keenam Rukun Iman agama Islam tersebut berdasarkan ayat Al-Qur’an dan Al-Hadist. Keenam rukun iman dalam agama Islam dapat kamu ketahui sebagai berikut :

  1. Iman kepada Allah SWT

Iman kepada Allah SWT artinya mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah itu ada (wujud). Allah ada sebagai Tuhan alam semesta yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Selain itu, Orang yang beriman pada sifat-sifat Allah hanya akan menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun.

  1. Iman Kepada Malaikat

Rukun iman yang kedua adalah iman kepada malaikat yang artinya percaya dengan adanya malaikat-malaikat Allah SWT walaupun tidak pernah melihatnya. Malaikat diciptakan Allah SWT dari nur atau cahaya. Selain itu,malaikat dicipatakan oleh Allah SWT untuk diberikan tugas untuk mengatur seluruh isi alam, melalui malaikat-malaikatnya.

  1. Iman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT

Iman kepada kitab-kitab Allah SWT artinya meyakini dan mempercayai adanya kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah SWT. Adapun kitab yang diturunkan Allah SWT kepada rasul-Nya antara lain kitab Zabur kepada Nabi Daud AS, kitab Taurat kepada Nabi Musa AS, kitab Injil kepada Nabi Isa AS, dan kitab Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW. Kitab itu diturunkan kepada para Rasul, untuk kemudian dilanjutkan ke seluruh umat-Nya. Dengan berpedoman teguh pada kitab-kitab Allah, niscaya manusia bisa selamat dari siksa api neraka.

  1. Iman Kepada Nabi dan Rasul

Iman kepada rasul-rasul Allah SWT artinya meyakini dan mempercayai dengan sepenuh hati bahwa rasul-rasul Allah SWT itu ada. Mereka diciptakan untuk membawa ajaran dan kebenaran kepada para umat. Para rasul menerima wahyu dari Allah SWT lewat perantara malaikat. Hal ini berarti kita harus meyakini bahwa nabi dan rasul adalah manusia utusan Allah yang diperintahkan untuk menyampaikan kabar gembira dan ancaman di muka bumi.

  1. Iman Kepada Hari Kiamat

Iman kepada hari akhir atau hari kiamat artinya meyakini dan mempercayai bahwa hari itu pasti akan datang. Pada hari itu alam semesta beserta seluruh isinya akan hancur. Manusia akan dibangkitkan dari kuburnya dan dikumpulkan untuk dimintai pertanggungjawaban.

  1. Iman Kepada Qada dan Qadar

Menurut bahasa, qada berarti ketetapan. Sebelum manusia lahir dan sebelum dunia tercipta, Allah sudah punya ketetapan yang tertulis pada kitab Lauh Mahfuz. Baik tentang hidup, kebaikan, keburukan, dan kematian. Sementara, qadar menurut bahasa berarti ketentuan atau kepastian Allah. Sedangkan berdasarkan istilah, qadar berarti penentuan yang pasti dan sudah ditetapkan oleh Allah. Termasuk yang sedang terjadi, akan terjadi, dan belum terjadi.

Menerapkan Rukun Iman Di Kehidupan Manusia

Di dalam kehidupan umat muslim dianjurkan untuk memahami sekaligus mengamalkan rukun iman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara itu akan lebih membuat kita istiqomah dalam melakukan ibadah. Kamu juga harus menegtahui bagaimana cara menerapkan rukun iman di dalam kehidupan.

  • Iman Kepada Allah

Lakukan shalat 5 waktu, lakukan kewajiban kita untuk zakat, berbakti kepada kedua orang tua dan lakukan segala amalan yang sudah diperintahkan oleh Allah SWT.

  • Iman kepada para malaikat Allah

Cara mengimaninya dengan meniru sifat baik dari malaikat yang selalu taat kepada Allah SWT. Ingat bahwa ada malaikat yang betugas untuk mencatat amal baik dan buruk kita.

  • Iman kepada kitab-kitab Allah

Sebagai umat muslim kita harus selalu membaca, menghafal, bahkan mengamalkan apa yang telah terkandung dalam Alquran dalam kehidupan agar tidak tersesat.

  • Iman kepada para rasul Allah

Rajin membaca sholawat nabi setiap hari, menjalankan sunnah dari Rasulullah yang telah diajarkan, dan meniru sifat baik para 25 rasul yang telah Allah pilih.

  • Iman kepada Hari Kiamat (hari akhir)

Mengimani segala sesuatu yang terjadi di alam barzakh berupa fitnah kubur yaitu nikmat atau pun siksa. Kita juga harus mengimani tanda-tanda kiamat, hari kebangkitan di padang mahsyar, adanya hisab, misan, hingga berakhir di Surga atau Neraka.

  • Iman kepada Qada dan Qadar

Selalu berprasangka baik kepada Allah SWT, Allah menciptakan mudarat pastilah ada maslahat, dan pandai bersyukur baik saat mendapat musibah maupun mendapat kebahagian.

Ketahui Berapa Banyaknya Agama di Indonesia Yang Telah Diakui

Ketahui Berapa Banyaknya Agama di Indonesia Yang Telah Diakui

Ketahui Berapa Banyaknya Agama di Indonesia Yang Telah Diakui – Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki beraneka ragam suku, kebudayaan, dan kepercayaan. Setiap kepercayaan sendiri memiliki perbedaan antara satu sama lain yang membuat seringkali memunculkan perbedaan pendapat antara satu kepercayaan dengan kepercayaan lainnya.

Masing-masing agama memiliki kitab suci dan tempat ibadahnya. Setiap umat beragama memiliki kebebasan untuk memeluk agama dan menjalankan ibadahnya. Sikap toleransi dan saling menghormati sangat dibutuhkan untuk menjaga kerukunan umat beragama. Dengan begitu, masing-masing agama bisa menjalankan ibadahnya dengan damai.

Kebebasan memilih kepercayaan sudah tertuang dalam Pasal 28 huruf E ayat (1) UUD 1945 yang mengatakan bahwa “setiap warga negara bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya”. Maka dari itu, setiap masyarakat Indonesia harus memiliki sikap toleransi dan saling menghormati guna menjaga kerukunan seluruh umat beragama.

Ketahui Berapa Banyaknya Agama di Indonesia Yang Telah Diakui

Namun, dengan begitu agama yang diakui di Indonesia hanya ada enam, dan  memiliki perbedaan tersendiri. Setiap orang Indonesia wajib untuk merangkul salah satu agama tersebut yang merupakan data pribadi yang disebutkan di dalam dokumen resmi seperti paspor dan kartu identitas lain. Ateisme tidak merupakan suatu pilihan. Bahkan ateisme merupakan sebuah filsafat yang secara umum tidak diterima oleh masyarakat.

Ketahui Berapa Banyaknya Agama di Indonesia Yang Telah Diakui

Keyakinan seseorang terhadap Tuhan juga dikatakan dalam sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Setiap orang Indonesia diwajibkan untuk memilih salah satu agama sesuai kepercayaannya. Karena hal ini juga akan dimasukkan ke dalam data pribadi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), paspor, atau dokumen lainnya. Hingga kini telah diketahui tedapat enam agama di Indonesia yang diketahui sebagai berikut :

  1. Islam

Inilah agama mayoritas yang dipeluk oleh masyarakat di Indonesia. Islam memiliki Kitab suci yaitu  Al-Qur’an, dan tempat ibadahnya adalah masjid. Umat islam merayakan beberapa hari besar keagamaan, yaitu Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijriah, dan Maulid Nabi atau Isra’ Miraj.

  1. Protestan

Protestan muncul setelah protes Marthin Luther pada tahun 1517. Agama protestan ini memiliki kitab suci yaitu Alkitab. Kristen Protestan ini merayakan beberapa hari besar yaitu Hari Natal, Hari Paskah, Pentakosta, Kenaikan Isa Almasih, Wafat Isa Almasih.

  1. Katolik

Katolik merupakan salah satu agama di Indonesia yang denominasi dalam agama Kristen. Agama ini muncul di Indonesia saat bangsa Portugis sampai di kepulauan Maluku. Umat Katolik memiliki kitab suci yang sama dengan Kristen protestan yaitu Alkitab. Natal sama seperti Kristen Protestan, Hari Raya Santa Perawan Maria, Kenaikan Isa Al Masih, Trihari Suci Paskah.

  1. Hindu

Agama Hindu datang pertama kali ke Indonesia melalui jaringan perdagangan yang terbentang dari Cina hingga India. Umat Hindu memiliki kitab suci bernama weda. Di weda dalam pembagiannya terdiri dari dua kelompok besar yang disebut Weda Sruti yang isi didalamnya mengenai wahyu dan Weda Smrti yang didalamnya merupakan pedoman atau manual yang bersumber dari Weda Sruti. Mereka beribadah di Pura, dan merayakan hari Nyepi, kuningan, dan galungan.

  1. Buddha

Agama Buddha pertama kali diperkirakan dibawa oleh pengelana Fa Hsien yang berasal dari China. Kitab suci Buddha yaitu disebut dengan Pitaka atau Keranjang. Pitaka terbagi menjadi tiga kelompok besar yang terdiri dari Vinaya Pitaka, Sutta Pitaka. Dan Abhidhamma Pitaka. Agama budha melaksanakan ibadah di Vihara dan merayakan hari  Waisak, magha, dan Asadha.

  1. Konghucu

Ajaran Konfusius atau Konfusianisme yang kemudian berubah menjadi Khonghucu macul di Indonesia pada abad ke-17. Agama Khonghucu memiliki dua kitab utama, yaitu Kitab Si Shu dan Kitab Wu Jing. Agama konghucu ini beribadah di Li Tang atau Klenteng, dan mereka merayakan Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh, dan Cheng Beng.

Toleransi Terhadap Semua Agama Yang Diakui Di Indonesia

Toleransi sendiri sebenarnya terbagi atas tiga yaitu :

  • Negatif

Isi ajaran dan penganutnya tidak dihargai. Isi ajaran dan penganutnya hanya dibiarkan saja karena menguntungkan dalam keadaan terpaksa. Contohnya PKI atau orang – orang yang beraliran komunis di Indonesia pada zaman Indonesia baru merdeka.

  • Positif

Isi ajaran ditolak tetapi penganutnya diterima serta dihargai. Seperti contohnya anda beragama Islam wajib hukumnya menolak ajaran agama lain didasari oleh keyakinan pada ajaran agama anda tetapi penganutnya atau manusianya tetap anda hargai.

  • Ekumenis

Isi ajaran serta penganutnya dihargai karena dalam ajaran mereka itu terdapat unsur – unsur kebenaran yang berguna untuk memperdalam pendirian dan kepercayaan sendiri. Contohnya kamu dengan temanmu yang sama – sama beragama Islam atau Kristen tetapi berbeda aliran atau pemahaman. Dalam kehidupan beragama sikap toleransi ini sangatlah dibutuhkan karena dengan sikap toleransi ini kehidupan antar umat beragama dapat tetap berlangsung dengan tetap saling menghargai agama masing – masing.

Inilah Jenis-Jenis Sholat Sunnah Dua Rakaat Umat Islam

Inilah Jenis-Jenis Sholat Sunnah Dua Rakaat Umat Islam

Inilah Jenis-Jenis Sholat Sunnah Dua Rakaat Umat Islam – Salat merupakan ibadah wajib umat Islam yang terdiri dari dua bagian. Saat ini kita akan membahas sholat sunnah yang merupakan shalat yang dianjurkan dilakukan apabila tidak dikerjakan tidak mendatangkan dosa dan apabila dikerjakan pahala balasannya. Sedangkan shalat fardhu adalah shalat yang wajib dilakukan apabika tidak akan berdosa.

Terdapat banyak keutamaan dalam shalat sunnah, diantaranya dapat menyempurnakan sholat fardhu, dicintai oleh Allah SWT, diangkat derajatnya dan dikabulkan doanya. Sholat sunnah atau sholat nafilah merupakan ibadah yang dapat dikerjakan di luar pelaksanaan sholat wajib lima waktu.

Ibadah sholat akan mendatangkan pahala bagi yang mengerjakannya, namun tidak akan mendatangkan dosa bagi yang meninggalkannya. Sholat sunnah biasa dikerjakan umat Islam di luar ibadah wajib, misal sholat fardhu lima kali sehari. Jumhur ulama mengatakan, sholat sunnah termasuk ibadah badaniyah yang paling afdal daripada ibadah lain yang tidak wajib.

Inilah Jenis-Jenis Sholat Sunnah Dua Rakaat Umat Islam

Sholat sunnah dua rakaat terdiri dari beberapa jenis, mulai dari rawatib hingga istikharah. Tapi pada pembahasan kali ini, kita hanya kan membahas jenis-jenis sholat sunnah yang terdiri dari dua rakaat saja. Sedikit info pula, bahwa ada hadist yang menyatakan pahala sholat dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari bumi seisinya.

Inilah Jenis-Jenis Sholat Sunnah Dua Rakaat Umat Islam

Meskipun sholat merupakan ibadah wajib, akan tetapi ada pula sholat yang sifatnya sunnah yang bisa dikerjakan untuk memetik pahala lebih, atau bahkan dikerjakan sesuai dengan kebutuhan atau keinginan kamu. Inilah jenis-jenis sholat sunnah yang bisa dilakukan hanya dengan dua rakaat sebagai berikut :

  1. Sholat Hari Raya

Hukum sholat hari raya adalah sunnah muakkad (sunnah yang lebih penting) karena Rasulullah Saw tetap melakukan sholat raya selama beliau hidup. Hari Raya didalam islam ada dua yitu Hari Raya Fitri dan Hari Raya Haji.

Riwayat Bukhari dan Muslim menyatakan “Dari Ummi Atuyah ia berkata : Rasulullah Saw telah menyuruh kami keluar pada Hari Raya Fitri dan Hari Raya Haji, supaya kami membawa gadis-gadis, perempuan yang sedang haid, dan hambah perempuan ketempat sholat hari raya. Adapun perempuan yang sedang haid, mereka tidak mengerjakan sholat”

  1. Sholat Gerhana Matahari dan Bulan

Hukum sholat gerhana adalah “Sunnah Istimewa” boleh berjamaah dan boleh dilakukan sendiri. Sholat sunnah ini sekurang-kurangnya dilakukan dua rakaat sebagaimana sholat sunnah lainnya.

Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim mengatakan “sesungguhnya matahari dan bulan keduanya menjadi tanda (dalil) dari dalil-dalil adanya Allah dan kekuasaan-Nya. Kedua gerhana (terjadi) bukan karena matinya seseorang, dan tidak pula karena hidupnya seseorang. Maka apabila kamu lihat kedua gerhana hendaklah kamu berdoa kepada Allah dan sholat sampai gerhana itu lenyap”

  1. Sholat Sunnah Rawatib

Sholat rawatib adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat fardhu, baik sebelum maupun setelahnya. Secara umum, sholat sunnah rawatib terdiri dari dua rakaat sebelum sholat subuh, dua rakaat sebelum sholat dzuhur, dua rakaat sesudah sholat dzuhur, dua rakaat sesudah sholat maghrib, dan dua rakaat sesudah sholat isya.

Hadis HR Tirmidzi berkata “Siapa saja yang terbiasa menunaikan sholat sunnah 12 rakaat, Allah SWT akan membuatkannya rumah di surga yaitu: empat rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat usai maghrib, dua rakaat setelah isya, dan dua rakaat sebelum subuh.”

  1. Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat  sebagai bentuk menghormati rumah ibadah. Sebagian ulama salat ini termasuk kegiatan taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Sholat ini disunnahkan bagi orang yang masuk kemasjid, sebelum ia duduk yaitu sebanyak dua rakaat.

Rasulullah SAW bersabda : “Apabila seseorang di antara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk sebelum salat dua rakaat lebih dahulu,” (HR. Al-Bukhari no. 537 & Muslim no. 714).

  1. Sholat fajar

Sholat Fajar adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum sholat subuh, tepatnya setelah adzan subuh berkumandang. Lalu, Sholat fajar dikerjakan sebanyak dua rakaat. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa mengerjakan sholat fajar lebih baik dari dunia dan seisinya.

Hadis Aisyah RA mengatakan “Dua raka’at shalat sunnah fajar lebih kucintai daripada dunia seluruhnya.” (HR Muslim)”

Selain sholat sunnah dua rakaat di atas, kita juga bisa mengerjakan sholat dhuha di pagi hari dan tahajud di malam hari. Keduanya dilakukan paling sedikit dua rakaat dan paling banyak tidak terbatas jumlahnya.

Adapun Waktu-Waktu Yang Dilarang Untuk Sholat

Sholat merupakan rukun Islam setelah syahadat, maka dari itu bisa dibilang sholat merupakan sesuatu yang sangat penting untuk ditegakkan setiap umatnya agar agama Islam tetap berdiri di muka Bumi. Apalagi dengan banyaknya keutamaan yang dimiliki, tentu menjadi motivasi bagi yang ingin mengerjakannya. Namun terdapat waktu-waktu yang dilarang untuk mengerjakan sholat seperti berikut :

  • Sesudah sholat subuh sampai terbitnya matahari
  • Sesudah sholat ashar sampai terbenam matahari
  • Tatkala istiwa (tengah hari) selain jum’at
  • Takala tebit matahari sampai matahari setinggi tembok (pukul 8.00-9.00) Jam Zawaliyah
  • Tatkala matahari hampir terbenam sampai terbenamnya
error: Content is protected !!