Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Archives 2021

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam – Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR Muslim)

Penggalan sabda diatas akan mengawali kita dalam membahas secara lengkap mengenai penjelasan amal jariyah dalam islam.

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam

Dalam bahasa arab, amal atau sedekah jariyah terbagi dalam dua suku kata yaitu aman yang berarti perbuatan, sementara jariyah memiliki arti mengalir. Jadi amal atau sedekah jariyah adalah perbuatan atau amal yang mengalir. Pada hakikatnya manusia memiliki keimanan serta kebaikan dalam hidupnya yang tidak hanya dilakukan antara manusia dengan Tuhan tetapi juga manusia dengan sesame manusia.

Keutamaan Sedekah Jariyah

Berbagai manfaat akan anda rasakan jika melakukan sedekah jariyah dengan niat baik. Berikut beberapa keutamaan dalam sedekah jariyah:

Baca Juga : Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

  1. Melipatgandakan Pahala

Barang siapa yang melakukan amal jariyah maka manfaatnya akan dilipatgandakan debanyak 700 kali lipat. Seperti yang disebutkan dalam firman Allah SWT berikut ini:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah 261)

  1. Menghapus Kesalahan dan Dosa

Selain manfaat yang dilipatgandakan, siapa yang melakukan amal jariyah akan dihapuskan kesalahan dan dosanya oleh Allah SWT. Hal tersebut disebutkan pada firman Allah SWT berikut ini:

“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagai kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Baqarah 271)

  1. Menutup Pintu Keburukan dan Membuka Pintu Kebaikan

Satu lagi keutamaan alam jariyah yang akan anda rasakan adalah tertutupnya semua pintu keburukan dan membuka semua pintu kebaikan. Seperti yang tertuang pada QS An-Nisa ayat 36-37 berikut ini:

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, (yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan.” (QS An-Nisa 36-37)

Jenis Sedekah Jariyah

Terdapat banyak sekali jenis sedekah atau amal jariyah yang dapat anda lakukan dan bermanfaat untuk orang lain. Seperti harta yang anda miliki dapat dijadikan sedekah dengan memberikannya kepada orang yang membutuhkan. Selain itu anda juga dapat melakukan sedekah jariyah berupa tanah, maka tanah tersebut dapat anda wakafkan untuk manfaat bersama.

Adapun jika anda tidak memiliki harta dan benda maka kemampuan dapat anda jadikan sedekah jariyah. Sebagai contoh ilmu pengetahuan dan kemampuan lainnya dapat diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Dengan begitu sedekah yang anda lakukan akan terus mengalir walaupun nantinya anda telah meninggal dunia.

Baca Juga : Ini Penjelasan Tentang Sholat Jumat Bagi Wanita

Untuk lebih memperjelas, berikut hadist yang menerangkan bentuk atau jenis amal jariyah yang dapat anda lakukan:

“Sesungguhnya diantara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukan wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibina, rumah yang dibina untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan. Sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya.” (HR Ibu Majah)

Kalau memang ingin mendapatkan keuntungan di dalam hidup, tak ada salahnya untuk bermain togel online terpercaya.

Ini Penjelasan Tentang Sholat Jumat Bagi Wanita

Ini Penjelasan Tentang Sholat Jumat Bagi Wanita

Ini Penjelasan Tentang Sholat Jumat Bagi Wanita – Hari Jumat adalah hari yang sangat istimewa bagi umat muslim dibanding dengan hari-hari lainnya dalam satu minggu. Bahkan beberapa riwayat menyebutkan jika hari jumat adalah hari yang paling utama dalam satu minggu dan malamnya merupakan yang paling utama setelah malam lailatul qadr. Jadi tidak heran jika segala sesuatu yang terjadi pada hari jumat adalah baik bagi umat muslim.

Selain menjadi hari yang sangat istimewa, hari jumat identik dengan ibadah sholat jumat yang dilakukan oleh kaum laki-laki. Walaupun sholat jumat identik dengan kaum laki-laki, terdapat juga beberapa masjid yang menyediakan tempat khusus untuk sholat jumat bagi perempuan. Anda dapat menemukannya dibeberapa masjid di wilayah Timur Tengah seperti Masjid Nabawi, Masjid Al-Azhar, dan Masjidil Haram.

Ini Penjelasan Tentang Sholat Jumat Bagi Wanita

Walaupun ada beberapa masjid yang menyediakan tempat untuk jamaah perempuan dalam melaksanakan sholat jumat, masih banyak jamaah perempuan yang ragu mengenai hukum sholat jumat bagi wanita. Untuk itu kami akan memberikan beberapa penjelasan mengenai hukum dan aturan tentang sholat jumat bagi jamaah perempuan.

Hukum Sholat Jumat Bagi Jamaah Wanita

Menurut beberapa sumber, para ulama sepakat jika sholat jumat bagi jamaah perempuan atau perempuan hukumnya tidak wajib. Beberapa ulama jugs berpendapat jika perempuan tidak terhitung sebagai kaum yang wajib untuk melaksanakan sholat jumat. Hal ini juga sudah dijelaskan oleh salah satu hadist dan riwayat dari Abu Dawud.

“Sholat jumat adalah hak yang wajib bagi setiap muslim dan dilakukan secara berjamaah kecuali empat golongan: hamba sahaya, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit”. (HR. Abu Dawud)

Walaupun begitu, tidak ada aturan yang  menerangkan jika perempuan dilarang untuk melakukan sholat jumat. Jadi sholat jumat bagi wanita sah jika dilakukan dan tidak menjadi dosa jika sholat jumat tidak dilaksanakan. Kesimpulan yang didapat yaitu jamaah perempuan tetap dapat melakukan ibadah sholat jumat sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga : Manfaat Dalam Menjalankan Sholat Dhuha Bagi Kehidupan

Tetap Dihitung Sebagai Pengganti Dzuhur

Sholat jumat bagi wanita yang melaksanakannya akan tetap dihitung sebagai pengganti dari sholat fardu dzuhur. Jadi, setelah melakukan sholat jumat bagi wanita tidak perlu lagi melaksanakan sholat dzuhur 4 rakaat. Penjelasan tersebut dapat anda temukan pada kitab Nihayatu az-Zain karya Syeikh Muhammad Nawawi Al-Bantani.

Syarat Sholat Jumat Bagi Jamaah Wanita

Adapun beberapa syarat dan aturan yang wajib dilakukan jamaah perempuan yang ingin melalukan sholat jumat, sebagai berikut:

  • Mendapatkan Izin

Syarat utama perempuan dalam melakukan sholat jumat adalah mendapat izin dari suami atau wali. Hal ini diperlukan agar tidak menimbulkan fitnah karena pada umumnya sholat jumat dilakukan oleh mayoritas kaun laki-laki. Jadi, demi terhindar dari fitnah yang ada, izin dari suami atau wali sangat diperlukan sebagai syarat sholat jumat bagi wanita.

  • Membersihkan Diri

Kemudian perempuan wajib membersihkan diri seperti mandi jika ingin melaksanakan sholat jumat. Hal tersebut juga wajib dilakukan sebagai syarat dalam melaksanakan shalat jumat bagi muslim. Selain membersihkan diri, memakai wewangian sangat dianjurkan tetapi jika bisa menimbulkan fitnah lebih baik tidak digunakan.

  • Tidak Boleh Memakai Perhiasan Berlebih

Salah satu syarat lainnya yang harus dilakukan perempuan jika ingin melaksanakan sholat jumat yaitu tidak memakai perhiasan secara berlebihan. Hal ini tentu sangat tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan fitnah bagi sesama muslim. Terlebih lagi, penggunaan perhiasan yang berlebih dapat menimbulkan bahaya.

Baca Juga : Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

  • Melakukan Sholat Sunah

Syarat lain dalam melaksanakan sholat jumat bagi wanita adalah melakukan sholat sunah pada saat sampai di masjid. Kaum perempuan dianjurkan untuk melakukan sholat sunah tahiyyatul masjid jika sudah berada di area masjid. Setelah itu dapat dilakukan dengan bershalawat kepada nabi sambil menunggu imam membacakan khutbah.

  • Mendengarkan Khutbah

Terakhir, perempuan yang ingin melaksanakan sholat jumat wajib mendengarkan khutbah jumat dengan khusyuk. Sangat dianjurkan bagi perempuan yang melaksanakan sholat jumat mendengarkan khutbah dan tidak berbicara dengan jamaah lain. Selain itu tidak boleh melewati barisan orang lain dan apabila mengantuk dianjurkan untuk mengubah posisi tempat duduk.

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran – Wakaf berasal dari bahasa Arab “al-waqf” yang bermakna “al-habsu” atau “al-man’u” yang artinya ialah menawan, berhenti, diam, mengekang, atau menghalang. Sedangkan secara istilah (terminologi), wakaf berarti menahan hak milik atas materi harta benda “al-‘ain” dari pewakaf kepada penerima wakaf dengan tujuan menyedekahkan manfaat atau faedahnya “al-manfa’ah” bagi kebajikan umat.

Dengan kata lain, wakaf dapat diartikan sebagai menahan asalnya dan mengalirkan hasilnya (manfaat). Wakaf sendiri dapat berupa harta benda yang memiliki banyak manfaat bagi umat seperti Al-quran. Jika anda melakukan wakaf Al-quran maka para umat akan merasa terbantu khususnya para hafidz. Karena banyak sekali pondok pesantren dan lembaga pendidikan islam yang masih kekurangan Al-quran.

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

Berbagai manfaat dan kesitimewaan akan anda dapatkan jika melakukan wakaf salah satunya wakaf Al-quran. Berikut beberapa penjelasannya mengenai manfaat orang yang melakukan wakaf:

Keistimewaan Wakaf

Wakaf berbeda dengan sedekah maupun hibah karena memiliki banyak keistimewaan, kelebihan, serta keutamaan. Keistimewaan wakaf yang ada diantaranya yaitu:

  1. Bagi orang yang melakukan wakaf (wakif), pahala yang diterima akan terus mengalir sekalipun dirinya sudah meninggal dunia.

Rasulullah SAW Bersabda:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya”. (HR Muslim)

  1. Harta benda yang telah diwakafkan akan tetap utuh terpelihara, terjamin kelangsungannya, dan tidak bisa hilang atau diwariskan.
  2. Manfaatnya yang terus dirasakan oleh umat banyak karena kepemilikan harta wakaf tidak dapat dipindahkan. Tentu hal ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan umat muslim yang ada terlebih lagi para pewakaf yang mewakafkan harta bendanya.
  3. Setiap wakaf akan menebarkan kebaikan dan meringankan beban orang-orang yang membutuhkan. Jika anda melakukan wakaf Al-quran maka para hafidz, pengajar, penuntut ilmu, pejuang dijalan Allah, dan sebagainya akan terbantu.

Baca Juga : Tata Cara Melaksanakan Sholat Subuh Yang Benar

  1. Melakukan wakaf harta benda seperti Al-quran akan memajukan dakwah, menghidupkan lembaga sosial keagamaan, mengembangkan potensi umat, dan memberantas kebodohan yang dapat melahirkan para ahli agama.
  2. Dengan melakukan wakaf harta bernda termasuk wakaf Al-quran tentu balasannya adalah surga. Seperti yang tertuang dalam QS Ali Imran ayat 133-134 berikut ini:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surge yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan kemarahannya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”. (QS Ali Imran 133-134)

  1. selain mendapatkan balasan dari surge pewakaf juga akan menikmati keistimewaan yang dilipat gandakan hingga 700 kali lipat. Hal ini tertuang dalam QS Al-Baqarah ayat 261 sebagai berikut:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS Al-Baqarah 261)

Dengan begitu orang yang mewakafkan harta bendanya termasuk wakaf Al-quran akan mendapatkan manfaat yang berlipat ganda.

Rukun Wakaf

Jika anda berniat untuk melakukan wakaf harta benda baik itu Al-quran maupun lainnya maka terdapat beberapa rukun wakaf yang harus diketahui. Menurut Imam Nawawi dalam kitab Raudhatut- Thalibin menjelaskan jika rukun wakaf yang harus dipenuhi ada empat, diantaranya yaitu:

  1. Al-waqif atau orang yang mewakafkan
  2. Al-mauquf atau harta yang diwakafkan
  3. Al-mauquf ‘alaih atau orang yang ditunjuk untuk menerima manfaat dari wakaf tersebut
  4. Shighah atau lafaz ikrar wakaf dari orang yang mewakafkan

Empat rukun wakat tersebut harus dipenuhi jika anda ingin melakukan wakaf harta benda salah satunya yaitu wakaf Al-quran.

Baca Juga : Manfaat Dalam Menjalankan Sholat Dhuha

Demikianlah informasi mengenai manfaat apa saja yang akan dirasakan oleh para pewakaf yang dapat kami sampaikan. Semoga iman kita tetap terjaga dan segala kebaikan selalu mengiringi langka baik kita menuju jalan yang diridhai.

Tata Cara Melaksanakan Sholat Subuh

Sholat Subuh

Sholat subuh merupakan sholat fardhu dan menjadi ibadah sholat wajib. Sholat subuh sering terkesan berat dikerjakan karenakan waktu pelaksanaannya selama belum terbitnya matahari atau sekitar pukul 04.45 WIB dipagi hari. Bangun dari tidur nyenyaknya kemudian melaksanakan sholat subuh sering dirasa cukup berat bagi sebagian orang. Oleh sebab itu Allah telah menyerukan kepada umat muslim dalam panggilan adzan jika “sholat itu lebih baik daripada tidur”.

Berikut adalah tata cara melaksanakan ibadah Sholat Subuh :

  1. Mensucikan diri dengan ber-wudhu.
  2. Niat sholat subuh.

Membaca niat sholat subuh sendiri serta menjadi makmum atau menjadi imam, itu niat nya berbeda-beda. Bacalah sesuai keadaan yang sedang berlangsung.

  • Niat Sholat Subuh

“ Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa. “

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.

  • Niat Sholat Subuh Menjadi Makmum

“ Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa. “

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.

  • Niat Sholat Subuh Menjadi Imam

“ Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa. “

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.

  • Takbiratul Ikhram, berdiri sambil mengucapkan takbir

“Allahu Akbar”. Pandangan mata melihat kearah tempat sujud.Allahu’akbar

Artinya : Allah Maha Besar.Tangan disedekapkan pada posisi tangan kanan diatas tangan kiri.

  1. Membaca doa Iftitah.

Doa Iftitah dalam sholat hukum bacaannya adalah Sunnah.

  1. Membaca surat Al-Fatihah
  2. Membaca salah satu surat dari Al-Quran
  3. Kemudian ruku’ dan I’tidal serta membaca doanya
  4. Duduk diantara dua sujud sambal membaca doanya
  5. Sujud lagi sambil membaca bacaannya
  6. Berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua. Gerakan rakaat kedua sama seperti di rakaat pertama hanya saja ada tambahan doa saat kamu melakukan I’tidal.
  7. Di rakaat kedua, saat I’tidal kamu dianjurkan untuk membaca doa qunut.

Qunut termasuk amalan yang disunahkan dalam sholat, disunnahkan sehingga jika dilakukan umat muslim yang membacanya akan mendapatkan pahala. Qunut yang disunahkan ada tiga macam: qunut shubuh, qunut witir pada separuh akhir Ramadhan, dan qunut nazilah. Doa Qunut dibaca ketika posisi kamu yang sedang melakukan sholat masih berdiri dalam gerakan I’tidal sembari mengangkat kedua tangan sejajar telinga, Bacaan doa Qunut :

 

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّ مَاقَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Allahummah dini fi man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam”

Artinya: “Ya Allah tunjukanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-MU. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

  1. Setelah selesai membaca Doa Qunut, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan takbir (Allaahu Akbar) tanpa mengangkat kedua tangan
  2. Sujud
  3. Salam.

Setelah salam artinya telah selesai menunaikan sholat subuh. Dianjurkan untuk berdzikir kemudian berdoa. Berdoa setelah melakukan sholat sangat dianjurkan.

Allah SWT berfirman :

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS. Al-Mu’min : 60)”

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186)

Demikian penjelasan tentang tata cara sholat subuh, walaup terdengar berat dilaksanakan karena akan membangunkan kita dari tidur nyenyak namun Sholat Subuh ini wajib hukumnya bagi umat muslim dan jika dilaksanakan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan akan mendapat dosa. Seperti diketahui juga salah satu manfaat dari Sholat Subuh adalah sumber cahaya di hari kiamat, pahala sholat satu malam penuh, surga yang dijanjikan, dan selalu berada di bawah lindungan Allah.

Manfaat Dalam Menjalankan Sholat Dhuha

shalat dhuha

Sholat adalah amalan utama sebagai umat Islam, selain itu juga shalat merupakan tiang agama. Sholat Dhuha merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebab banyak keuntungan dari manfaat sholat Dhuha. Berikut adalah keutamaan dan manfaat dari sholat Dhuha :

1.    Diampuni Segala Dosa-Dosa

Allah SWT akan mengampuni umat-Nya yang mengerjakan sholat Dhuha di pagi harinya. Hal ini adalah berdasar atas dalil sebuah hadits dari Rasulullah Muhammad SAW yang artinya :

“Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

2.    Kelancaran Rezeki

Dalam hadits riwayat Turmudzi, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman, ‘Wahai anak Adam, bersholat lah untuk-Ku empat rakaat pada permulaan siang, niscaya akan Aku cukupi kebutuhannmu pada sore harinya.”

3.    Kemudahan atas segala urusan

Manfaat sholat dhuha yaitu Allah akan melapangkan atas segala urusan kita. Ketika kamu sedang memiliki banyak urusan dan masalah yang mungkin besar sulit untuk diselesaikan, maka dengan melaksanakan ibadah tersebut Insyaallah akan Allah SWT beri kemudahan dan pertolongan untuk mengatasi segala urusan beratmu.

4.    Dicukupkan semua kebutuhan

Shalat dhuha dikenal sebagai solusi untuk mendatangkan kemudahan rezeki. Ini sudah diamalkan oleh banyak orang khususnya bagi mereka yang sedang memiliki hajat tertentu, namun tentu saja ibadah shalat harus didasari untuk mendekatkan diri kepada Allah dan bertujuan karena Allah, bukan semata-mata dan karena ingin memohon kelapangan rezeki saja.

5.   Terhindar dari perilaku buruk dan negatif

Shalat dhuha dapat menjadi awal yang baik untuk memulai rutinitas di pagi hari, jika mampu menempatkan ibadah ini seperti ibadah fardhu atau sesuatu yang wajib dikerjakan, tentu akan berimbas pada perilaku-perilaku baik lainnya. Dengan begitu perilaku buruk dan segla perilaku negatif yang berpotensi besar dapat terhindar dan terminimalisir. Tetapi kembali lagi kepada orang tersebut, apakah kamu mampu Istiqomah dalam mengamalkannya atau justru hanya bersifat sementara yang membuat perilaku buruk dan negative itu sulit dihindari.

6.   Hati berasa lebih tentram

Jika kamu merasakan hati yang penuh dengan tekanan akibat terlalu banyaknya masalah? tidak sedikit dari mereka yang kesulitan untuk menyudahinya dan tidak tau bagaimana mencari solusinya. Jika kamu mengalami hal serupa, sholat dhuha bisa menjadi solusi untuk mengatasi tekanan tersebut.

7.    Dapat merawat kualitas diri

Rutin melakukan ibadah shalat dhuha merupakan aktifitas yang sangat baik jika dimiliki seseorang, karena ibadah shalat yang satu ini bukanlah kewajiban yang diperuntukkan bagi setiap Muslim, namun hanya dianjurkan bagi siapa saja yang ingin menunaikannya. Orang yang melaksanakan ibadah sunnah hanya orang-orang yang memiliki dorongan tersendiri untuk melakukannya.

8.    Sholat Dhuha Adalah Sedekah

Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist dari Abu Buraidah yang menerangkan manfaat keutamaan menjalankan sholat sunnah dhuha ini :

Dalam diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh ruas tulang, hendaklah ia mengeluarkan satu sedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat bertanya, “Siapa yang mampu mengerjakan hal tersebut wahai Nabi ALLAH?” Nabi berkata, “Dahak di masjid yang engkau pendam, suatu aral yang engkau singkirkan dari jalan. Jika kamu tidak mendapatkan sesuatu yang sepadan, cukuplah bagimu shalat Dhuha dua rakaat.” (HR Abu Daud dan Ahmad).

Berikut adalah manfaat dan keuntungan dari menunaikan sholat Dhuha dibandingkan anda menghabiskan waktu untuk bermain toto di bandar togel online terbaik , luangkan waktu sejenak untuk mendirikan shalat dhuha di kesibukan pagimu. Lebih baik kerjakan ibadah ini sebelum kamu memulai aktivitas di luar ruangan. Jika tidak memungkinkan buatlah rencana jadwal untuk itu. Atau sholat dhuha dikerjakan di antara dua waktu sholat subuh dan sholat dzuhur. Lebih tepatnya sholat dhuha dilaksanakan ketika matahari terbit berkisar jam setengah 7 pagi hingga jam 12 siang.

Shalat dhuha sendiri merupakan ibadah sholat sunnah yang berjumlah genap dan dapat dikerjakan minimal 2 rakaat hingga 8 rakaat sesuai pilihan.

error: Content is protected !!