Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam – Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR Muslim)

Penggalan sabda diatas akan mengawali kita dalam membahas secara lengkap mengenai penjelasan amal jariyah dalam islam.

Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam

Dalam bahasa arab, amal atau sedekah jariyah terbagi dalam dua suku kata yaitu aman yang berarti perbuatan, sementara jariyah memiliki arti mengalir. Jadi amal atau sedekah jariyah adalah perbuatan atau amal yang mengalir. Pada hakikatnya manusia memiliki keimanan serta kebaikan dalam hidupnya yang tidak hanya dilakukan antara manusia dengan Tuhan tetapi juga manusia dengan sesame manusia.

Keutamaan Sedekah Jariyah

Berbagai manfaat akan anda rasakan jika melakukan sedekah jariyah dengan niat baik. Berikut beberapa keutamaan dalam sedekah jariyah:

Baca Juga : Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

  1. Melipatgandakan Pahala

Barang siapa yang melakukan amal jariyah maka manfaatnya akan dilipatgandakan debanyak 700 kali lipat. Seperti yang disebutkan dalam firman Allah SWT berikut ini:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah 261)

  1. Menghapus Kesalahan dan Dosa

Selain manfaat yang dilipatgandakan, siapa yang melakukan amal jariyah akan dihapuskan kesalahan dan dosanya oleh Allah SWT. Hal tersebut disebutkan pada firman Allah SWT berikut ini:

“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagai kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Baqarah 271)

  1. Menutup Pintu Keburukan dan Membuka Pintu Kebaikan

Satu lagi keutamaan alam jariyah yang akan anda rasakan adalah tertutupnya semua pintu keburukan dan membuka semua pintu kebaikan. Seperti yang tertuang pada QS An-Nisa ayat 36-37 berikut ini:

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, (yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan.” (QS An-Nisa 36-37)

Jenis Sedekah Jariyah

Terdapat banyak sekali jenis sedekah atau amal jariyah yang dapat anda lakukan dan bermanfaat untuk orang lain. Seperti harta yang anda miliki dapat dijadikan sedekah dengan memberikannya kepada orang yang membutuhkan. Selain itu anda juga dapat melakukan sedekah jariyah berupa tanah, maka tanah tersebut dapat anda wakafkan untuk manfaat bersama.

Adapun jika anda tidak memiliki harta dan benda maka kemampuan dapat anda jadikan sedekah jariyah. Sebagai contoh ilmu pengetahuan dan kemampuan lainnya dapat diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Dengan begitu sedekah yang anda lakukan akan terus mengalir walaupun nantinya anda telah meninggal dunia.

Baca Juga : Ini Penjelasan Tentang Sholat Jumat Bagi Wanita

Untuk lebih memperjelas, berikut hadist yang menerangkan bentuk atau jenis amal jariyah yang dapat anda lakukan:

“Sesungguhnya diantara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukan wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibina, rumah yang dibina untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan. Sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya.” (HR Ibu Majah)

Kalau memang ingin mendapatkan keuntungan di dalam hidup, tak ada salahnya untuk bermain togel online terpercaya.

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran – Wakaf berasal dari bahasa Arab “al-waqf” yang bermakna “al-habsu” atau “al-man’u” yang artinya ialah menawan, berhenti, diam, mengekang, atau menghalang. Sedangkan secara istilah (terminologi), wakaf berarti menahan hak milik atas materi harta benda “al-‘ain” dari pewakaf kepada penerima wakaf dengan tujuan menyedekahkan manfaat atau faedahnya “al-manfa’ah” bagi kebajikan umat.

Dengan kata lain, wakaf dapat diartikan sebagai menahan asalnya dan mengalirkan hasilnya (manfaat). Wakaf sendiri dapat berupa harta benda yang memiliki banyak manfaat bagi umat seperti Al-quran. Jika anda melakukan wakaf Al-quran maka para umat akan merasa terbantu khususnya para hafidz. Karena banyak sekali pondok pesantren dan lembaga pendidikan islam yang masih kekurangan Al-quran.

Manfaat Pahala Jika Kita Wakaf Al-Quran

Berbagai manfaat dan kesitimewaan akan anda dapatkan jika melakukan wakaf salah satunya wakaf Al-quran. Berikut beberapa penjelasannya mengenai manfaat orang yang melakukan wakaf:

Keistimewaan Wakaf

Wakaf berbeda dengan sedekah maupun hibah karena memiliki banyak keistimewaan, kelebihan, serta keutamaan. Keistimewaan wakaf yang ada diantaranya yaitu:

  1. Bagi orang yang melakukan wakaf (wakif), pahala yang diterima akan terus mengalir sekalipun dirinya sudah meninggal dunia.

Rasulullah SAW Bersabda:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya”. (HR Muslim)

  1. Harta benda yang telah diwakafkan akan tetap utuh terpelihara, terjamin kelangsungannya, dan tidak bisa hilang atau diwariskan.
  2. Manfaatnya yang terus dirasakan oleh umat banyak karena kepemilikan harta wakaf tidak dapat dipindahkan. Tentu hal ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan umat muslim yang ada terlebih lagi para pewakaf yang mewakafkan harta bendanya.
  3. Setiap wakaf akan menebarkan kebaikan dan meringankan beban orang-orang yang membutuhkan. Jika anda melakukan wakaf Al-quran maka para hafidz, pengajar, penuntut ilmu, pejuang dijalan Allah, dan sebagainya akan terbantu.

Baca Juga : Tata Cara Melaksanakan Sholat Subuh Yang Benar

  1. Melakukan wakaf harta benda seperti Al-quran akan memajukan dakwah, menghidupkan lembaga sosial keagamaan, mengembangkan potensi umat, dan memberantas kebodohan yang dapat melahirkan para ahli agama.
  2. Dengan melakukan wakaf harta bernda termasuk wakaf Al-quran tentu balasannya adalah surga. Seperti yang tertuang dalam QS Ali Imran ayat 133-134 berikut ini:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surge yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan kemarahannya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”. (QS Ali Imran 133-134)

  1. selain mendapatkan balasan dari surge pewakaf juga akan menikmati keistimewaan yang dilipat gandakan hingga 700 kali lipat. Hal ini tertuang dalam QS Al-Baqarah ayat 261 sebagai berikut:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS Al-Baqarah 261)

Dengan begitu orang yang mewakafkan harta bendanya termasuk wakaf Al-quran akan mendapatkan manfaat yang berlipat ganda.

Rukun Wakaf

Jika anda berniat untuk melakukan wakaf harta benda baik itu Al-quran maupun lainnya maka terdapat beberapa rukun wakaf yang harus diketahui. Menurut Imam Nawawi dalam kitab Raudhatut- Thalibin menjelaskan jika rukun wakaf yang harus dipenuhi ada empat, diantaranya yaitu:

  1. Al-waqif atau orang yang mewakafkan
  2. Al-mauquf atau harta yang diwakafkan
  3. Al-mauquf ‘alaih atau orang yang ditunjuk untuk menerima manfaat dari wakaf tersebut
  4. Shighah atau lafaz ikrar wakaf dari orang yang mewakafkan

Empat rukun wakat tersebut harus dipenuhi jika anda ingin melakukan wakaf harta benda salah satunya yaitu wakaf Al-quran.

Baca Juga : Manfaat Dalam Menjalankan Sholat Dhuha

Demikianlah informasi mengenai manfaat apa saja yang akan dirasakan oleh para pewakaf yang dapat kami sampaikan. Semoga iman kita tetap terjaga dan segala kebaikan selalu mengiringi langka baik kita menuju jalan yang diridhai.

error: Content is protected !!