Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Kebenaran Islam Itu Indah Hingga Siapapun Dapat Membuktikannya

Kebenaran Islam Itu Indah Hingga Siapapun Dapat Membuktikannya

Kebenaran Islam Itu Indah Hingga Siapapun Dapat Membuktikannya – Bagi agama manapun tidak ada memberikan ajaran tentang hal2 yang tidak baik. Tentunya semua mengajarkan untuk terus berbuat baik dan berkata baik. Setiap manusia yang ada di bumi tentunya menginginkan kehidupan yang indah dan juga menyenangkan. Kehidupan indah dan menyenangkan yang mereka inginkan tentu tak hanya sebatas di dunia, tetapi juga di akhirat.

Namun memang tidak selamanya bisa begitu mudah untuk mewujudkan itu semua. Pastinya diperlukan usaha dan perjuangan yang keras dan terbilang tidak mudah pula. Oleh karena itulah, di tengah kesulitan yang menerpa manusia untuk dapat mewujudkan keinginan tersebut, menjadi muslim sejati adalah modal utama dan juga paling berharga.

Kebenaran Islam Itu Indah Hingga Siapapun Dapat Membuktikannya

Islam itu indah karena didalam ajarannya sangat mengutamakan hubungan antar sesama manusia, dan ciptaan Tuhan lainnya. Meski tidak memandang apapun agama yg dianut, tetapi tetap masih saling menghargai sesama manusia dan selalu berkata yg baik terhadap orang lain. Selain itu Islam tidak memandang status sosial orang lain, karena tidak ada kasta didalam Islam. Semua manusia diciptakan untuk saling berdampingan secara damai dan selaras.

Indahnya hidup dalam Islam terlihat dari detilnya pengaturan islam dalam setiap lini kehidupan yang mencakup seluruh kehidupan manusia, baik hubungan manusia dengan tuhannya, manusia dengan manusia lainnya atau hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Islam juga mengatur segala aspek mulai dari pendidikan, perekonomian bahkan pemerintahan.

Kebenaran Islam Itu Indah Hingga Siapapun Dapat Membuktikannya

Sebelumnya, yang perlu kita ketahui adalah mengenai firman Allah.

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (Qs. Ali Imran: 19)

Adapun firman lainnya yakni :

“Barang siapa yang mencari selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima.” (Qs. Ali Imran: 85)

Jadi, agama yang dibawa oleh para nabi dan menjadi sebab Allah mengutus para rasul adalah dienul Islam. Allah mengutus para rasul untuk mengajak agar orang kembali kepada Allah. Para rasul datang untuk memperkenalkan Allah. Barang siapa menaati mereka, maka para rasul akan memberikan kabar gembira kepadanya.

Adapun orang yang menentangnya, maka para rasul akan menjadi peringatan baginya. Para rasul diperintahkan untuk menegakkan agama di dunia ini. Sebab menjadi muslim adalah pilihan yang disertai dengan kesadaran untuk beribadah sepenuhnya kepada Allah SWT. Karna Allah menciptakan segala makhluknya untuk beribadah hanya kepada-Nya.

“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56)

Seorang muslim sejati adalah yang totalitas dalam menyerahkan diri, dan apa yang dimiliki hanya kepadaNya dan istiqomah dalam ketataatan.  Muslim secara harfiah berarti “seseorang yang berserah diri kepada Allah”, termasuk segala makhluk yang ada di langit dan bumi.

Sebaliknya, jika seorang muslim hanya menjalankan aturan Islam sebagian-sebagian yang dirasa menurutnya menguntungkan dia, tetapi ia tidak mau menjalankan aturan-aturan lain yang dia rasa tidak menguntungkan dia, justru pada saat itulah ia sebenarnya tidak akan merasakan indahnya Islam.

Bukti Kebenaran Agama Islam Bahwa Islam Itu Indah

Setiap insan pasti memiliki keraguan, dan itu memang senormalnya makhluk hidup bernafas. Islam tidak menolak pertanyaan-pertanyaan dalam keraguan diri sebab kenyataannya, kadang kala keraguan seseorang justru mendorongnya pada penemuan nalar ketika mendekati iman. Bukti kebenaran agama Islam dapat kamu ketahui sebagai berikut :

  • Alquran satu-satunya Kitab Suci yang tidak pernah diubah manusia
  • Islam adalah pesan yang dibawa seluruh Nabi
  • Islam lebih menganjurkan penggunaan logika, nalar, dan pengetahuan
  • Terdapat bukti kebenaran Islam, apabila manusia menemukan penemuan dalam dunia ilmiah
  • Nabi disebutkan dalam wahyu sebelumnya
  • Terdapat bukti kenabian Muhammad

Ketika setiap orang mengerti bahwa Islam itu indah, maka setiap detik dalam kehidupannya, tidak akan luput dalam benaknya untuk mengingat Allah. Lagipula menuju surga tidak cukup hanya dengan membawa identitas Islam saja, tapi disertai dengan perilaku islami.

Islam tidak mengenal istilah numpang lewat menuju Surga. Terakhir, memperbanyak ibadah dan amal saleh, yang dalam artian menjalin hubungan baik dengan Allah dan makhluknya di alam semesta secara seimbang. Maka dari itu, teruslah kamu mengingat Allah dalam setiap perbuatanmu. Selanjutnya percayalah bahwa kamu akan jauh dari perbuatan yang mengundang dosa.

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini – Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin yang dibawa oleh nabi Muhammad Saw. Namun, akhir-akhir ini kita sering mendengar bahwa aksi-aksi yang melatar belakangi aksi terorisme di Indonesia sering kali dipertautkan dengan agama. Bukankah sudah menjadi kebenaran umum bahwa agama merupakan suatu wadah dalam menciptakan ketentraman dan kedamaian umat manusia.

Dalam sebagian besar kasus rupanya agama tidak hanya ditangarai menyediakan ideology, tapi juga motivasi dan struktur organisasional para pelaku kejahatan tersebut. Misalnya saja dalam penafsiran bebas tentang ayat-ayat al Qur’an dan hadits yang berkenaan dengan jihadyang sering di jadikan dogma fundamental bagi para pelaku teror tersebut.

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Secara epistimologi jihad berasal dari bahasa arab al-juhdu atau aljahdu yang merupakan bentuk masdar dari kata jahada. Jadi, aljuhdu atau al-jahdu yakni pencurahan kemapuan dan kekuatan untuk menatang sesuatu yang lain. Maka dalam syariat, kata ini diartikan sebagai memerangi orang yang disyariatkan untuk diperangi, dari kalangan kafir dan lainnya.

Di Indonesia, lebih dari 230 juta penduduk menganut agama Islam. Bahkan, Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Namun yang tidak kalah mengesankan, sekitar 13 persen dari jumlah total orang Muslim di dunia tinggal di Republik Indonesia. Maka, jelas bahwa pengaruh prinsip-prinsip dan etika Islam terhadap masyarakat, politik, dan ekonomi Indonesia sangat besar.

Ketahui Penyebab Islam Dianggap Teroris Selama Ini

Banyaknya kasus terorisme di Indonesia sering dikaitkan dengan agama. Salah satunya yaitu agama islam. Padahal dalam islam tidak diajarkan mengenai terorisme. Namun, terkadang seseorang salah mengartikan hal-hal yang tercantum dalam islam. Hal ini terjadi karena kurangnya ilmu pengetahuan tentang islam dan belajar dengan orang yang salah. Lalu, apa penyebab islam dianggap terorisme?

Berikut ini penyebab islam dianggap terorisme selam ini antara lain :

  • Jihad

Jihad yaitu berjuang di jalan allah, makna inipun kadang disalah artikan sebagai suatu tindakan yang tidak memiliki konsep hak asasi manusia, karena secara keyakinan berjuang untuk agama adalah kewajiban dan untuk merealisasikannya dengan cara membunuh atau membinasakan pun dianggap sah dan diperbolehkan.

Kemudian isu tersebut dimanfaatkan untuk merusak dan menghancurkan keyakinan islam, yaitu bahwa islam adalah agama radikal dan keras yang tidak menghargai demokrasi dan kebebasan-kebebasan lainnya.

  • Faktor Politik

Gerakan terorisme diberbagai belahan dunia umumnya didasari karena faktor politik, karena hal tersebut merupakan faktor terpenting dalam dunia internasional. Hal tersebut juga terjadi karena adanya keinginan dalam mementingkan kepentingan sendiri dan ingin merebut alih kekuasaan dunia.

Maka teori konspirasilah yang akan berperan dengan mengadu domba mengatasnamakan teroris. Tindakan ini tergolong konspirasi karena kasus ini direncanakan diam-diam oleh kelompok, organisasi rahasia, orang-orang atau organisasi dimana dalam kasus terorisme pelaku sudah merencanakan terlebih dahulu tindakannya secara diam-diam.

Gerakan internasional-pun sering dikaitkan dengan islam. Keberadaan teroris yang membawa bendera islam ini memang ada dan tidak bisa dikesampingkan aksi-aksinya. Keberadaan mereka tidak hanya mengancam peradaban barat, tetapi juga merusak islam itu sendiri.

Itulah penyebab islam dianggap sebagai terorisme selama ini. Hal ini dikarenakan adanya konspirasi baik itu dalam faktor politik maupun kepuasan individu itu sendiri. Selain itu, dikarenakan faktor jihad yang salah diartikan. Ahli-ahli ingin masuk syurga dengan jalan jihad mala berujung penyesalan karena mati secara sia-sia. Hal ini dikarenakan, salah penafsiran mengenai jihad itu sendiri.

Aksi Terorisme Yang Pernah Terjadi Di Indonesia

Indonesia memiliki banyak sejarah aksi pengeboman yang merenggut korban jiwa. Seperti Bom Bali 2002, menjadi salah satu sejarah terorisme terbesar yang sempat terjadi di Indonesia. Peristiwa yang menyasar klub malam dan kantor konsulat Amerika ini merenggut nyawa setidaknya 202 jiwa.

Selang setahun, pengeboman kembali terjadi di Jakarta Selatan. Menyasar Hotel JW Mariott, pengeboman 5 Agustus 2003 ini dipimpin oleh Noordin M Top. Jenis serangannya pun menggunakan sebuah mobil. Seolah belum berhenti, beberapa tahun belakangan ini serangan terorisme masih terjadi di Indonesia.

Berikut aksi terorisme yang pernah terjadi di Indonesia antara lain:

  • Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Surabaya

Pada tahun 2018, Mapolrestabes Surabaya mendapat teror bom yang dilakukan sekeluarga menggunakan sebuah motor. Aksi yang terjadi Senin 14 Mei 2018 ini terjadi sekitar pukul 08.50 WIB di depan gerbang Mapolrestabes Surabaya. Dalam aksi ini seorang anak dari pelaku bom bunuh diri selamat setelah tubuhnya terpental ketika bom meledak.

  • Pengeboman Surabaya 2018

Pada 13–14 Mei 2018 aksi terorisme kembali terjadi. Berbeda sasaran, pengeboman kali ini menyasar tiga tempat ibadah, yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela, GKI Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan. Dalam aksi pengeboman ini sebanyak 28 orang termasuk pelaku tewas di tempat.

  • Pengeboman Katedral Makassar

Pengeboman kembali menyasar tempat ibadah. Tepatnya didepan Gereja Katedral Makassar sebuah bom bunuh diri meledak. Aksi pengeboman ini sempat terekam CCTV yang ada di sekitaran gereja. Pelaku pengeboman di Gereja Katedral Makassar ini diduga merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Jaringan-jaringan atas nama islam itulah yang membuat orang berfikir bahwa islam dianggap teroris. Apalagi selama ini, yang menjadi tujuan pengeboman adalah rumah ibadah seperti gereja dan lainnya.

error: Content is protected !!