Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Tag Shalat Sunnah Dhuha

Tata Cara Shalat Dhuha Lengkap

Tata Cara Shalat Dhuha Lengkap

Tata Cara Shalat Dhuha Lengkap – Dalam Islam, semua bersifat wajib atau fardhu yang bilamana dilakukan akan mendapat pahala dan jika tidak melakukannya mendapat dosa. Tetapi juga terdapat suatu hal yang bersifat sunnah yang berarti tidak wajib dilakukan. Jika anda melakukannya maka akan mendapatkan pahala sesuai yang dikerjakan dan jika tidak maka tidak akan mendapat dosa.

Salah satu ibadah yang bersifat sunnah adalah Shalat sunnah dhuha yang dikerjakan ketika matahari terbit hingga menjelang shalat dzuhur. Beberapa sumber bahkan menjelaskan jika shalat dhuha lebih baik dilakukan setelah melewati seperempat siang. Dengan kata lain, cara shalat dhuha yang benar adalah dilakukan seperempat kedua dalam sehari yaitu pada pukul sembilan pagi.

Tata Cara Shalat Dhuha Lengkap

Sebelum membahas tata cara shalat dhuha secara lengkap, terdapat beberapa hadits yang menjelaskan keutamaan dari sholat dhuha. Sholat dhuha dilaksanakan sebagai sarana untuk memohon ampunan dosa seperti yang tertuang dari hadits berikut:

“Siapa yang membiasakan (menjaga) sholat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR At-Tirmidzi dan Ibu Majah)

Baca Juga : Panduan Lengkap Dalam Cara Shalat Jenazah

Selain itu sholat dhuha yang dikerjakan termasuk kedalam bagian dari sedekah dan hal tersebut sudah dijelaskan melalui sabda Rasulullah SAW berikut ini:

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR Muslim)

Jumlah Rakkat Dalam Sholat Dhuha

Dalam tata cara shalat dhuha, sholah sunnah ini dikerjakan seperti pada sholat sunnah lainnya yaitu sebanyak dua rakaat dengan satu salam. Perbedaannya hanya terletak pada niat, waktu, dan bacaan sholat dhuha yang harus dilafadzkan. Walau dikerjakan paling sedikit dua rakaat, para ulama tidak membatasi jumlah rakaat yang harus dilakukan dalam sholat sunnah dhuha.

Beberapa ulama berpendapat jika sholat sunnah dhuha dilakukan maksimal sampai dengan 12 rakaat dan ada juga yang mengatakan bisa lebih banyak sampai batas waktu dhuha berakhir. Nabi Muhammad SAW sendiri pernah melakukan sholat dhuha sebanyak 4 rakaat. Beliau juga pernah melaksanakan cara shalat dhuha sebanyak 8 rakaat dan setiap dua rakaat beliau mengucapkan salam.

Hal tersebut bahkan dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW melalui Ummu Hani’ binti Abi Thalib berikut ini:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak 8 rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam.” (HR. Abu Dawud).

Niat Sholat Dhuha dan Tata Caranya

Setelah anda mengetahui jumlah rakaat dalam pelaksanaan sholat dhuha, hal selanjutnya yang harus anda pahami adalah tata cara shalat dhuha dan bacaan niat untuk melakukan sholat sunnah dhuha. Berikut penjelasan lengkapnya:

Niat Sholat Dhuha :

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatal Dhuha Rak’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa’an Lillahi Ta’alaa

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Sunnah Dhuha :

Berikutlah panduan lengkap tata cara shalat dhuha yang harus anda lakukan,

Rakaat Pertama;

  1. Membaca Niat Sholat Dhuha
  2. Takbiratul Ihram
  3. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
  4. Membaca Surah Al-Fatihah
  5. Membaca Surah Ad-Dhuha
  6. Rukuk dengan tuma’ninah
  7. Itidal dengan tuma’ninah
  8. Sujud dengan tuma’ninah
  9. Duduk Diantara Dua Sujud dengan tuma’ninah
  10. Sujud Kedua dengan tuma’ninah

    http://www.startuplinks.mx/

Lalu berdiri dan dilanjutkan dengan rakaat kedua,

Rakaat Kedua;

  1. Membaca Surah Al-Fatihah
  2. Membaca Surah As-Syams
  3. Rukuk dengan tuma’ninah
  4. Itidal dengan tuma’ninah
  5. Sujud dengan tuma’ninah
  6. Duduk Diantara Dua Sujud dengan tuma’ninah
  7. Sujud Kedua dengan tuma’ninah
  8. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
  9. Salam
  10. Membaca Doa Sholat Dhuha

Baca Juga : Fungsi Dari Melaksanakan Shalat Istighosah

Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka.

Artinya: “Ya Allah, bahwasanya waktu dluha itu waktu dluhaMu, kecantikan ialah kecantikanMu, keindahan itu keindahanMu, kekuatan itu kekuatanMu, kekuasaan itu kekuasaanMu, dan perlindungan itu, perlindunganMu”.

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya: “Ya Allah, jika rizkiku masih diatas langit, turunkanlah .dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dluha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan
kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh.”

error: Content is protected !!