Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Tag Tata Cara Shalat Jenazah

Panduan Lengkap Dalam Cara Shalat Jenazah

Panduan Lengkap Dalam Cara Shalat Jenazah

Panduan Lengkap Dalam Cara Shalat Jenazah – Dalam hukum Islam, menshalatkan orang yang sudah meninggal hukumnya adalah fardu khifayah atau wajib dilaksanakan. Namun jika ada yang sudah melaksanakannya terlebih dahulu maka kewajiban tersebut luntur. Sholat jenazah wajib dilaksanakan oleh umat muslim karena sebelum jenazah orang yang sudah meninggal dikebumikan harus terlebih dahulu dimandikan dan dishalatkan.

Untuk itu, sebagai muslim harus mengetahui tata cara shalat jenazah yang baik dan benar. Agar jenazah yang dikebumikan nantinya mendapat kebaikan di akhirat. Kami akan memberikan panduan lengkap bagaimana tata cara dan aturan sholat jenazah yang harus dilakukan oleh umat muslim. Karena tata cara shalat ini berbeda dengan shalat fardu pada umumnya.

Panduan Lengkap Dalam Cara Shalat Jenazah

Sholat jenazah berbeda dengan shalat fardu lima waktu yang didahului dengan Adzan dan Iqamah. Tata cara shalat jenazah tidak menggunakan hal tersebut dan terdiri dari empat takbir dan dilakukan secara berdiri. Sholat jenazah juga tidak menggunakan gerakan rukuk, I’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, dan duduk tahiyat awal maupun akhir.

Baca Juga : Pahala Membaca Al-quran di Shalat Subuh

Berikut panduan lengkap sholat jenazah yang harus anda ketahui sebagai umat muslim:

Syarat Shalat Jenazah

Dalam melaksanakan sholat jenazah terdapat beberapa syarat harus anda perhatikan sebagai berikut:

  1. Imam serta makmum wajib membersihkan diri dari hadas dan najis
  2. Imam serta mamkum diwajibkan untuk menutup aurat
  3. Sholat jenazah dilakukan setelah jenazah selesai dimandikan dan ditutup dengan kain kafan

Syarat dalam pelaksanaan tata cara shalat jenazah tersebut sudah dijelaskan dan tercantum dalam hadits berikut ini:

Bahwa ketika Sa’d bin Avu Waqash meninggal, Aisyah berkata, “Masuklah ia ke dalam masjid hingga aku bisa menshalatkannya.” Namun mereka tidak menyetujuinya, maka ia pun berkata, “Demi Allah, sungguh Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam telah menshalatkan jenazah dua orang putra Baidla di dalam masjid, yaitu Suhail dan saudaranya. “Muslim berkata, “Suhail bin Da’d adalah Ibnul Baidla, dan ibunya adalah Baidla”. (HR Muslim)

Rukun Shalat Jenazah

Sebelum melaksanakan tata cara shalat jenazah anda juga perlu memahami beberapa rukun dalam sholat jenazah. Berikut beberapa rukun shalat jenazah yang harus diketahui sebelum melaksanakan shalat jenazah:

  1. Niat
  2. Imam berdiri sejajar dengan kepala jenazah
  3. Terdapat empat kali takbir
  4. Berdiri bagi yang mampu
  5. Dilakukan berdiri tanpa rukuk, sujud, dan duduk
  6. Membaca surat Al-Fatihah
  7. Membaca shalawat Nabi Muhammad SAW sesudah takbir kedua
  8. Mendoakan jenazah sesudah takbir ketiga
  9. Salam dengan posisi berdiri

Tata Cara Sholat Jenazah

Setelah rukun shalat jenazah anda pahami maka berikut tata cara shalat jenazah yang harus anda lakukan secara berurutan:

  1. Takbir Pertama : Membaca Niat dan Surat Al-Fatihah

Dalam melaksanakan shalat jenazah harus diawali dengan niat seperti yang dijelaskan pada rukuh shalat jenazah. Setelah selesai membaca niat maka dilanjutkan dengan membaca takbiratul ihram dan surat Al-fatihan. Niat dalam sholat jenazah memiliki beberapa jenis sesuai dengan jenis kelamin jenazah yang akan dishalatkan.

Berikut niat yang dibaca dalam menshalatkan jenazah:

 

Jenazah laki-laki:

أُصَلِّيْ عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli ‘alâ hâdzal mayyiti fardlan lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku niat shalat atas jenazah (laki-laki) ini fardhu karena Allah ta’âlâ.”

 

Jenazah Perempuan:

أُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli ‘alâ hâdzihil mayyitati fardlan lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku niat sholat atas jenazah (perempuan) ini fardhu karena Allah ta’ala.”

  1. Takbir Kedua : Membaca Shalawat Nabi

Setelah takbir pertama membaca surat Al-fatihah, cara shalat jenazah dilanjutkan dengan takbir kedua dan membaca shalawat Nabi sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhim, wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muhammad, wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ bârakta ‘alâ sayyidina Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm fil ‘âlamîna innaka hamîdun majîd.

  1. Takbir Ketiga : Berdoa Untuk Jenazah

Kemudian dilanjutkan dengan takbir ketiga dan membaca doa untuk jenazah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَمِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wawassi’ mudkholahu waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihi minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.

Baca Juga : Penjelasan Lengkap Tentang Amal Jariyah Dalam Islam

  1. Takbir Keempat : Membaca Doa Untuk Jenazah dan Keluarga yang Ditinggalkan

Setelah itu dilanjutkan dengan takbir keempat dengan membaca doa untuk jenazah dan keluarga yang ditinggalkan sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Allohumma laa tahrimnaa ajrohu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu

Artinya: “Ya Allah janganlah Engkau putuskan kami dari pahalanya dan jangan Engkau berikan fitnah (cobaan) kepada kami setelah meninggalnya.”

  1. Salam

Selanjutnya, setelah anda membaca takbir keempat atau yang terakhir maka ucapkan salam ke kanan dan kiri sebagaimana salam pada shalat fardu lainnya.

Dengan demikian tata cara shalat jenazah selesai dilakukan, semoga informasi ini dapat bermanfaat.

error: Content is protected !!