Berita Agama

Memberikan informasi tentang ilmu-ilmu keagamaan dan berita agama terbaru

Banner

Wajib Tahu! Penjelasan Mengenai Beberapa Hal Penyebab Batal Wudhu

Wajib Tahu! Penjelasan Mengenai Beberapa Hal Penyebab Batal Wudhu

Wajib Tahu! Penjelasan Mengenai Beberapa Hal Penyebab Batal Wudhu

Wajib Tahu! Penjelasan Mengenai Beberapa Hal Penyebab Batal Wudhu Wudhu adalah bersuci dari kotoran (najis) dan dilakukan sebelum melaksanakan sholat, membaca al-quran atau kitab suci. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu beberapa hal yang membatalkan wudhu. Perintah wajib wudhu bersamaan dengan perintah wajib shalat lima waktu yaitu terdapat dalam al-qur’an surat Al-Maidah ayat 6 yang berbunyi :

”yā ayyuhallażīna āmanū iżā qumtum ilaṣ-ṣalāti fagsilụ wujụhakum wa aidiyakum ilal-marāfiqi wamsaḥụ biru`ụsikum wa arjulakum ilal-ka’baīn, wa ing kuntum junuban faṭṭahharụ, wa ing kuntum marḍā au ‘alā safarin au jā`a aḥadum mingkum minal-gā`iṭi au lāmastumun-nisā`a fa lam tajidụ mā`an fa tayammamụ ṣa’īdan ṭayyiban famsaḥụ biwujụhikum wa aidīkum min-h, mā yurīdullāhu liyaj’ala ‘alaikum min ḥarajiw wa lākiy yurīdu liyuṭahhirakum wa liyutimma ni’matahụ ‘alaikum la’allakum tasykurụn”

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

Wajib Tahu! Penjelasan Mengenai Beberapa Hal Penyebab Batal Wudhu

Lalu apa sajakah hal-hal yang menyebabkan batalnya wudhu?

Wajib Tahu! Penjelasan Mengenai Beberapa Hal Penyebab Batal Wudhu

Dalam Quran surat Al Maidah ayat 6, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk bersuci sebelum melaksanakan sholat. Tata caranya pun dilakukan dengan membasuh wajah, tangan sampai siku, kepala, dan kedua kaki sampai mata kaki. Bersumber dari buku H.Sulaiman Rasjid yang berjudul “Fiqh Islam” ada 4 hal yang membatalkan wudhu yaitu:

  1. Keluarnya sesuatu dari dua pintu atau dari salah satunya

Hal tersebut baik berupa zat atau angin yang biasa ataupun tidak biasa, seperti darah baik yang keluar itu najis ataupun suci seperti ulat. Berarti buang air baik kecil dan besar itu membatalkan wudhu. Sabda Rasulullah SAW “Allah tidak menerima shalat seseorang apabila ia berhadas (keluar sesuatu dari salah satu kedua lubang) sebelum ia berwudhu”.

  1. Hilang Akal

Hilang akal karena mabuk atau gila, pingsan, dan tidur. Tidur yang dapat membatalkan wudhu jika tidur membuat seseorang kehilangan kesadaran, baik itu tidur dengan cara berbaring atau duduk sekalipun. Demikian pula, karena tidur dengan keluar angin yang tidak tertutup. Sedangkan, tidur dengan pintu keluar angin yang tertutup, seperti orang tidur dengan duduk yang tetap, tidaklah batal wudhunya.

  1. Bersentuhan kulit laki laki dan perempuan dewasa

Menurut Mahzab Syafii, bersentuhnya kulit laki-laki dan perempuan dewasa yang bukan mahram tanpa adanya penghalang mampu membatalkan wudhu, terlebih jika akibat sentuhnya itu menimbulkan syahwat.

Kecuali, menyentuh dengan mahram, baik mahram turunan, pertalian persusuan, ataupun mahram perkawinan. Sedangkan, menurut mazhab lain ada pula yang berpendapat bahwa bersentuh kulit laki-laki dengan perempuan itu tidak membatalkan wudhu, yang membatalkan wudhu adalah bersetubuh.

  1. Menyentuh aurat (kemaluan) dan dubur belakang dengan telapak tangan

Rasulullah bersabda, “Jika seseorang menyentuh kemaluannya (dengan telapak tangan) maka hendaknya ia berwudhu, dalam riwayat lain: barangsiapa menyentuh kemaluannya maka hendaknya ia berwudhu” (HR. Malik, Syafie, Abu Dawud dengan sanad shahih).

Baik menyentuh kemaluannya sendiri maupun kemaluan orang lain, baik kemaluan laki-laki maupun kemaluan wanita, baik kemaluan manusia yang masih hidup atau pun kemauan manusia yang telah mati (mayat), baik kemaluan orang dewasa maupun kemaluan anak kecil.

Adapun, perkara yang membatalkan wudhu, apabila bertemu dua kemaluan (berjimak), keluar air mani, dan apabila orang kafir masuk islam (mualaf).

Perhatikan Langkah-langkah Ini Agar Wudhunya Tetap Terjaga !

Pasti kita pernah merasakan kesal saat sudah ambil wudhu terbatal akibat buang angin ataupun hal lainnya. Maka dari itu, kita tidak boleh berlama-lama untuk menunda wudhu agar tidak terjadinya batal wudhu dengan sia-sia. Jadi yang perlu kita lakukan yaitu :

  1. Setiap kali batal karena buang angin maka segeralah berwudhu kembali.

Sebenarnya buang angin merupakan proses fisiologis, artinya normal dan memang proses itu diperlukan demi kesehatan tubuh. Namun, frekuensi buang angin yang terlalu sering juga terpengaruh dari makanan dan pola hidup kita.

Maka dari itu, usahakan buang air besar setiap hari. Untuk itu, kita perlu mengonsumsi sayur dan buah-buahan serta minum air yang cukup setiap hari dan ditambah dengan olahraga teratur.

  1. Hindari makanan/minuman yang memproduksi gas.

Makanan atau minuman yang memproduksi gas sangat berpengaruh bagi kita untuk membuang angin secara terus menerus. Makanan atau minuman yang memproduksi gas misalnya: kacang, sayur/buah tertentu, dan minuman bersoda.

Khusus untuk Muslimah, akan lebih mudah untuk memperbarui wudhu apabila mengenakan busana Muslimah yang sederahana sehingga memudahkan dalam proses berwudhu di tempat umum. Agar auratnya tetap terjaga dan tidak terlalu terumbar.

Menjaga wudhu merupakan salah satu amalan yang utama. Kita pun sebenarnya sangat bisa menjaga wudhu. Cukup mudah asalkan dilandasi dengan kemauan kuat dan niat karena Allah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!